Sejarah Desa

Pengertian Desa sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksana Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentangDesa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mencermati pengertian desa sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah 47 Tahun 2015 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksana Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dimaksud, maka secara yuridis Wilayah Bodeh dapat disebut Desa dan secara administratif termasuk wilayah Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang.
Desa Bodeh adalah Desa Kolonisasi dari penjajahan Belanda, dan terdiri dari beberapa wilayah atau sekarang disebut Dusun .Desa Bodeh pada mulanya adalah berasal dari hutan kawasan Negeri Mataram, belum ada sumber pasti tentang Sejarah Desa kami namun ada cerita turun temurun dari nenek moyang kami mengenai sejarah salah satu dusun di desa kami yaitu dusun Kramat, Sejarahnya adalah pada tahun 1400 datang lah seorang pengembara dari kerajaan mataram bernama Ki Joko Taruno yang tidak lain adalah Putra pangeran Kalinyamat, pada awalnya maksud dan tujuan beliau adalah untuk menunutut ilmu (berguru) kepada Mbah Kiyai Jragan di Desa Jraganan, namun setelah satu tahun semenjak beliau berangkat dari Mataram menuju ke kediaman Mbah Kiyai Jragan beliau (Ki Joko Taruno) tidak kunjung juga tiba dan bahkan tidak ada kabar dimana keberadaan beliau, setelah beberapa waktu ada kabar penduduk sekitar menemukan jasad beliau di wilayah Blok Setu dalam keadaan duduk bersilah (Posisi bersemedi/bertapa) dan di kelilingi Kramat (Jaring Laba-laba), akhirnya warga sekitar menyebutnya Mbah Kramat dan tempat dimana Jasad beliau ditemukan dan dimakamkan di namakan Dusun Kramat, sampai saat ini makam beliau masih terawat dengan baik dan menjadi salah satu situs yang masuk dalam Daftar Inventaris Cagar Budaya Kabupaten Pemalang dengan Nomor Inventaris I.001/CKT/2012/Pml.
Pada zaman Kolonial Belanda kepala Desa dijabat oleh Bpk. Rabun sampai dengan Tahun 1945,Pada tahun 1946/1947 diadakan pemilihan Kepala Desa dan yang dipercaya untuk menjabat sebagai kepala Desa adalah Bpk. Daskun sampai dengan tahun 1967, yang selanjutnya dijabat oleh Bpk. Surajat ( 1967-1979) ,Desa Bodeh terus berkembang dengan Kepala Desa:
Tahun (1980-1988) Kades Tjiptoyo dan Kasdi sebagai Sekdes
Tahun (1989-1997) Kades Tjiptoyo dan Utoyo sebagai sekdes
Tahun (1998-2006) Kades Waridi dan Utoyo sebagai ekdes
Tahun (2007-2012) Kades Casmito dan Utoyo sebagai sekdes
Tahun ( 2013-sekarang ) Kades Bambang Winarno sebagai Kepala Desa terpilih